PLN Anggarkan Belanja Modal Rp 120 Triliun pada 2017

Ilustrasi Listrik, Foto : Kompas.com


JAKARTA, - PT PLN (Persero) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) di 2017 sebesar Rp 120 triliun. Capex tersebut akan digunakan untuk menambah transmisi, pembangkit dan gardu induk.

Direktur Keuangan PLN, Sarwono Sudarto mengatakan, penambahan transmisi, pembangkit dan gardu induk tersebut dilakukan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi.

"Kita ingin menjaga tren kemajuan proyek kelistrikan ini," kata Sarwono di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (5/4/2017).

Berdasarkan catatan perseroan, di 2016 perseroan telah menambah kapasitas pembangkit sebesar 3.714 Megawatt (MW) yang berasal dari pembangkit PLN sebesar 1.932 MW dan tambahan kapasitas dari IPP sebesar 1.782 MW, serta menyelesaikan 2.859 kilometer sirkuit (kms) jaringan transmisi dan gardu induk sebesar 14.123 mva.

Sementara untuk jumlah pembangkit selama 5 tahun terakhir, pada 2012 terbangun 1.482 MW, 2013 menjadi 2.138 MW.

Di 2014 mengalami penurunan menjadi 1.837 MW, namun pada 2015 meningkat menjadi 2.150 MW dan terus naik pada 2016 sebesar 3.714 MW.

Untuk transmisi, pada 2012 terbangun 2.080 kms, namun mengalami penurunan di 2013 menjadi sebesar 1.537 kms. Setelah itu pembangunan transmisi berangsur naik pada 2014 sebesar 1.925 kms, 2015 sebesar 2.016 kms dan 2016 mencapai 2.859 kms.

Sementara untuk gardu induk, pada 2012 terbangun 1.215 mva, 2013 sebanyak 2.810 mva, 2014 turun menjadi 2.600 mva, dan pada 2015 naik kembali 5.615 mva, serta capaian terakhir di 2016 sebanyak 14.123 mva.



Kompas.com
Komentar Anda Disini!
Diberdayakan oleh Blogger.
Sora Templates