Ini Kronologi Pembunuhan Anak Kabid Pengairan PU Abdya


Polisi sedang olah TKP | Foto : ist
Aceh Barat Daya - Pembunuhan tiga orang warga Aceh Barat Daya (Abdya) yang terjadi pada Rabu (17/5) Di gampong Meudang Ara itu belum diketahui motifnya.

Menurut informasi yang diperoleh RoketNews.com, kronologis kejadian tewasnya anak Muliadi (45) Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) itu terjadi sekira Pukul 13.20 WIB.

Muliadi yang merupakan warga gampong Kuta Tuha, Kecamatan Blangpidie, berniat ingin menjemput kedua anaknya (korban) yang dititipkan sejak 1 (satu) hari yang lalu dirumah kejadian, yang merupakan rumah mertua dari Muliadi.

Selanjutnya, setiba ditempat kejadian Muliadi mengetuk pintu rumah sambil memanggil mangil. Namun tidak ada jawaban dari mertua maupun anak - anaknya.

Lalu melihat lampu teras depan rumah masih menyala Muliadi menaruh curiga dengan kondisi lampu teras rumah yang masih menyala.

Dengan rasa cemas, Muliadi meninggalkan TKP dan mendatangi rumah saudaranya yang bernama M. Arif yang masih memiliki hubungan keluarga di gampong Keude Siblah, Blangpidie.

Sesampainya di rumah M. Arif, Lalu Muliadi menceritakan kecemasannya kepada M. Arif. Sehingga tidak tunggu lama Muliadi dan M. Arif langsung kembali menuju TKP beserta dengan istri nya M. Arif yaitu saudari Aeneni.

Sesampai disana, M. Arif berusaha mencongkel jendela samping rumah , sambil melihat sepeda motor masih berada didalam rumah.

Akhirnya tanpa rasa sabar, Muliadi dan M, Arif dengan terpaksa mendobrak pintu samping rumah dan langsung melihat mayat Winalis (Mertua Muliadi) yang berada didekat pintu, Abil (8) didepan ruang TV dan mayat Arol (12) didalam kamar dengan posisi terlentang yang berlumuran darah.

Melihat kejadian sadis ini, M. Arif langsung menghubungi pihak kepolisian setempat. []



(BS)
Komentar Anda Disini!
Diberdayakan oleh Blogger.
Sora Templates