IMM Marah, Muhammadiyah dibawa-bawa Jaksa KPK.


Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah | Foto : KabarPergerakan
Jakarta - Isu korupsi yang menerpa Siti Fadilah Supari kembali dibuka KPK. kali ini KPK lebih vulgar lagi dengan menaikan Siti Fadilah Supari, Muhammadiyah, dan PAN.

Terdakwa sendiri menjadi menteri karena diusung oleh Ormas Muhammadiyah yang kadernya banyak menjadi pengurus PAN pada saat itu,” kata jaksa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (31/5/2017).

Menanggapi hal itu, Ketum DPP IMM meminta jaksa KPK untuk tidak bawa-bawa nama Muhammadiyah.

“Apa maksud Jaksa KPK membawa-bawa nama Muhammadiyah? Jika kasus korupsi tersebut menimpa Siti Fadilah Supari secara personal, dan melibatkan orang lain, dalam hal ini kader partai, seperti yang disebut Jaksa KPK banyak diisi oleh kader-kader Muhammadiyah”. Tegas taufan, di Jakarta (03 Juni 2017).

” Berani sekali Jaksa KPK masuk terlalu jauh, sampai menyebut Muhammadiyah dibalik SFS. Dan mengait-ngaitkan Muhammadiyah dengan PAN. Ingat Muhammadiyah bukan organisasi politik. Apalagi politik praktis” Lanjutnya.

“Jaksa KPK ini mau menuntaskan kasus korupsi atau mau merusak nama baik Muhammadiyah?. Kami meminta Jaksa KPK agar memohon maaf atas keterangannya yang tendensius tersebut”. Tutup taufan


|KabarPergerakan.com
Komentar Anda Disini!
Diberdayakan oleh Blogger.
Sora Templates