Setelah Investigasi, Ombudsman Minta Klarifikasi ASDP

Antrian PAnjang  Mobil Barang di Pelabuhan Ulee Lheu |Foto : Ist
Banda Aceh - Ombudsman RI Perwakilan Aceh melakukan investigasi terkait layanan pelayaran di pelabuhan Ulee Lheue Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Rabu (26/07/2017).

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh Dr. Taqwaddin Husin melalui Asisten Ombudsman Mirza Sahputra mengatakan "investigasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut laporan dari rombongan DPRK Kota Sabang terkait dugaan maladministrasi yang dilakukan oleh ASDP".

Baca : Enam Anggota DPRK Lapor ASDP ke Ombudsman RI Perwakilan Aceh

Sebelumnya Rombongan DPRK Kota sabang yang di wakili oleh wakil Ketua DPRK Sabang Ferdiansyah melaporkan ASDP ke Ombudsman RI Perwakilan Aceh Rabu (26/07/2017) terkait sering terjadinya penumpukan mobil barang di pelabuhan sehingga sangat menggagu perekonomian Kota Sabang yang sangat tergantung pada aktifitas pelayaran.

Kemudian Parahnya lagi hanya satu kapal saja yang beroperasi dan tidak sebanding dengan animo masyarakat yang ingin berpergian ke sabang.

"Kami berharap adanya penambahan kapal dari ASDP untuk mengatasi permasalahan tersebut"ujar Ferdiansyah.

Asisten Ombudsman Mirza Sahputra mengatakan "Dari hasil investigasi kami di pelabuhan ulee lheue memang ditemukan bahwa hanya satu kapal saja yang beroperasi yaitu KM BRR sedang kan KM Tanjung Burang dalam kondisi rusak, kemudian masih banyak mobil barang yang antri di pelabuhan dan di perparah adanya mobil pengangkut alat berat yang panjangnya hampir setengah badan kapal".

Ombusdman akan menjumpai Pihak ASDP utuk meminta Klarifikasi.

"Hasil dari investigasi ini, kita akan meminta klarifikasi dari pihak ASDP terkait temuan kita di lapangan"tutupnya.[]


|BS
Komentar Anda Disini!
Diberdayakan oleh Blogger.
Sora Templates