Penerimaan CPNS KEMENKUMHAM, SAI : Pemerintah Bantu Anak Negeri atau Ospek Sarjana.

Abdul Razak,  ST Ketua SAI Aceh |foto : ist. 
Banda Aceh - Kebijakan Pemerintah Pusat menerima CPNS lulusan S1 se-Indonesia, termasuk 73 orang kuota Aceh di bawah jajaran Kanwil Kemenkumham Aceh dinilai tidak adil oleh Serikat  Alumni Informatika (SAI) Aceh. Pasalnya, segala tahapan seleksi itu harus di lakukam di Jakarta. Padahal saat bersamaan, seleksi para lulusan SLTA/sederajat untuk jadi CPNS jabatan sipir, termasuk 583 kuota Aceh bisa melalui Kanwil Kemenkumham masing-masing provinsi.

Hal ini disampaikan oleh Adul Razak Ketua SAI Aceh melaui pers rilis yang diterima RoketNews.com, Jum'at, (18/08/2017).

"Ini tidak adil,  semua pihak kecewa karena biaya yang akan dikeluarkan untuk ikut tes kejakarta sangat besar, mulai dari ongkos pesawat pulang pergi, sampai penginapan dan makan", ujar Abdul Razak.

Sambungnya lagi, pemerintah jangan mempersulit proses penerimaan CPNS ini.

"Pemerintah mau bantu anak Negeri atau mau Ospek sarjana. Buat makan aja susah apalagi cari uang ke jakarta" katanya.

Dari 25 jalur bidang pilihan yang diminta, ada 6 Bidang khusus Sarjana teknik yang di butuhkan, salah satunya yang dominan yaitu jurusan teknik informatika.

Menurut nya begitu banyak alumni Teknik informatika se -indonesia yang belum mempunyai pekerjaan "misalnya teknik Informatika Universitas Serambi Mekkah Aceh, sampai hari ini dari 3600 alumni yang belum bekerja itu ada sekitar 2400 orang", ungkapnya.

Disamping itu,  Abdul Razak,ST juga berharap semua Alumni Informatika harus segera mendaftar online " Berhubung waktu masih tersisa panjang, jika nanti saat pengumuman jadwal tesnya benar diaceh peserta tinggal ikut. tidak repot lagi mengejar waktu yang minim, jangan fikir biaya dulu sekarang tapi raih kesempatannya itu",tutupnya. []


|BS
Komentar Anda Disini!
Diberdayakan oleh Blogger.
Sora Templates