Saber Pungli Aceh : lembaga Kepolisian nomor urut 2 yang melakukan Pungli

Seminar bahaya dan resiko pungli, kamis (19/102017) di gedung neewzeeland Unmuha |foto : fahrul
BANDA ACEH – Ketua Pokja Unit Pencegahan Sapu Bersih pungutan Liar (SABER PUNGLI) Provinsi Aceh Dr. Taqwaddin Husin mengatakan, lembaga pendidikan di Aceh menjadi urutan pertama dalam melakukan pungutan liar (Pungli).
“Sementara di posisi kedua adalah lembaga kepolisian,” kata Taqwadin dalam seminar bahaya dan resiko Pungutan Liar (Pungli) di Gedung New Zaeland Universitas Muhammadiyah Aceh, Kamis 19 Oktober 2017.
Sambungnya lagi,  belum sampai setahun Peraturan Presiden (Perpres) terkait Pungli berjalan di Aceh, Ombudsman Perwakilan Aceh  telah menerima laporan sebanyak 259 kasus tentang pungli.
“Pertama berkaitan dengan penundaan berlalu, kedua penyimpangan prosedur dan ketiga pungutan liar,” katanya.
Ia juga menjelaskan, korupsi dan pungli merupakan dua hal yang berbeda.  “Jika korupsi merugikan uang negara sedangkan pungli  merugikan masyarakat itu sendiri,” kata Taqwaddin.
Dalam acara Seminar tersebut, turut dihadiri Ketua Pokja Unit Pencegahan Pungli Aceh, BEM Se- Banda Aceh, perwakilan Polresta Kota Banda Aceh , perwakilan Kemenkumham Aceh. Organisasi Kepemudaan (OKP), dan akademisi. 
Komentar Anda Disini!
Diberdayakan oleh Blogger.
Sora Templates