dr Helmi Tembak Istri karena Mengaku Mendengar 'Bisikan'


Polisi melakukan olah TKP dokter wanita tewas yang diduga korban penembakan di Jaktim. | Foto : Detik.com

Jakarta - Polisi masih menggali motif penembakan dr Helmi terhadap istrinya, dr Letty Sultri (46), di Klinik Azzahra, Cawang, Jakarta Timur. Kepada polisi, Helmi mengaku melakukan aksi kejam itu karena mendapat bisikan.

"Sementara ini yang bersangkutan mengaku ada bisikan untuk membunuh istrinya," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan saat dihubungi detikcom, Kamis (9/11/2017).

Hendy mengatakan pelaku saat ini masih diinterogasi oleh penyidik, saksi-saksi juga tengah dimintai keterangan oleh polisi.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengatakan penembakan dipicu oleh persoalan rumah tangga korban dan pelaku.

"Dugaan sementara, sang suami tidak mau cerai, karena istrinya menggugat (cerai)," kata Andry Wibowo di lokasi kejadian, Jalan Dewi Sartika, Kramat Jati, Jaktim, Kamis (9/11).

Pantauan detikcom, pada pukul 17.29 WIB, dua saksi Kadir dan Nabila dibawa ke Polda Metro Jaya. Kadir dibawa ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya oleh dua polisi.

"Mau disuruh buat LP (laporan polisi) dulu," ujar polisi tersebut.

Kadir membenarkan bahwa Helmi adalah suami dr Letty. "(Helmi) tidak praktik di situ (Klinik Azzahra)," kata Kadir.[]


|Detik.com
Komentar Anda Disini!
Diberdayakan oleh Blogger.
Sora Templates