IMM Aceh Aksi Didepan DPRA, Desak Pengesahan APBA 2018 Tepat Waktu

Massa Aksi Didepan DPRA jum'at (24/11/2017) |foto : Dedi Darmansyah

Banda Aceh - Lima Puluhan mahasiswa dari Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Aceh berunjuk rasa di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Jum'at (24/11/2017). DPD IMM Aceh mendesak agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2018 segera di bahas dan disahkan tepat waktu.

Khairul Azmi selaku korlap mengatakan Bahwa Gubernur Aceh melalui Wakil Gubernur telah 3 bulan lalu menyerahkan dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2018 kepada DPRA. Tetapi sejauh ini belum ada kejelasan sejauh mana pembahasannya.

"Kita mendesak DPRA segera mengesahkan anggaran tahun 2018 agar kepemimpinan Irwandi-Nova Bisa Bekerja," ujar Khairul Azmi.

Sambungnya lagi Khairul Azmi mejelaskan, untuk pengesahan APBA 2018, seharusnya DPRA sudah melangkah jauh melakukan pembahasan, seperti apa yang diharapkan Pemerintah Aceh dan masyarakat agar kemudian realisasi anggaran tahun depan bisa dilaksanakan tepat waktu sehingga nantinya seluruh kegiatan bisa lebih efektif dan tidak terkesan dipaksakan.

Mengingat Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) 2018 sudah disahkan pada 25 Oktober 2017, maka sudah seharusnya DPRA juga harus mengesahkan APBA 2018 selambat-lambatnya Desember ini. Jika tidak, maka Aceh akan kembali terlambat merealisasikan anggaran pembangunan Aceh.

Dimana, lanjutnya, pengesahan anggaran selama ini sering terlambat dan selalu dipaksakan penyelesaikan kegiatannya dalam waktu yang begitu singkat. Hal ini menjadi contoh tidak baik dipertontonkan setiap tahunnya oleh DPRA.

"Dan ini akan membuat citra DPR Aceh semakin buruk di mata rakyat Aceh, DPRA harus berbenah dari tahun-tahun sebelumnya," jelasnya.

Khairul mengatakan, dalam RAPBA 2018 anggaran yang harus dibahas mencapai Rp 14 triliun lebih, anggaran sebesar ini tidak bisa di bahas dalam waktu dua sampai tiga hari. Karena hal tersebut membutuhkan waktu yang relatif lama jika ingin melihatnya secara teliti agar penggunaan anggaran tepat sasaran.

Sementara itu, salah satu anggota DPRA, Iskandar Usman Al Farlaky saat menemui massa mengatakan pihaknya akan mengesahkan APBA 2018 tepat waktu.

"Kita akan bahas siang dan malam, karena kita juga berharap APBA 2018 ini dapat disahkan tepat waktu," kata Ketua Fraksi Partai Aceh itu.

Iskandar menyampaikan, Pemerintah Aceh baru menyerahkan tahap awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Aceh, kemudian malam ini baru mereka akan menyerahkan secara lengkap, sehingga APBA bisa dibahas pada Senin (27/11) nanti.

" RPJM Aceh baru rencana diserahkan malam ini, dan setelah itu hari Senin besok akan kita bahas, itu sudah kita jadwalkan," ujarnya.

Iskandar mengatakan bahwa kondisi ini terjadi karena sebelumnya DPRA fokus membahas APBA 2017 perubahan, karena itu agak sedikit terlambat, dan sekarang pihaknya juga sangat menginginkan pembahasan APBA 2018 ini dipercepat.

Dalam membahas anggaran ini nantinya, lanjut Iskandar, DPRA akan memeriksa secara teliti, karena banyak aspirasi rakyat didalam anggaran tersebut. Kemudian setelah selesai dibahas maka akan diberikan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk dikoreksi.

"Mendagri berharap proses ini segera dilakukan, tidak ada upaya memperlambat pengesahannya," jelas Iskandar.
Komentar Anda Disini!
Diberdayakan oleh Blogger.
Sora Templates