Saber Pungli Aceh Sosialisasi Pencegahan dan Peberantasan Pungli di Sektor Perizinan, Pengadaan Barang dan Jasa

Peserta Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Pungli sektor Perizinan, Pengadaan Barang dan Jasa | Foto : Ist
Banda Aceh -  Pokja Unit Pencegahan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Pemerintah Aceh melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Pungutan Liar Sektor Perizinan, Pengadaan Barang dan Jasa di aula Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Selasa (7/11/2017).

Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Sekda Aceh Drs Dermawan MM dan dihadiri Ketua Tim Saber Pungli Aceh Kombes Pol Drs Erwin Faisal M.Si, Ketua Saber Pungli dari Kabupaten Kota, Kepala Unit Pelayanan Barang dan Jasa dari Kabupaten Kota, serta Kepala Dinas yang menangani perizinan dari kabupaten kota.

Dalam sambutannya Darmawan mengatakan, Sejak hadir di Aceh Tim Saber Pungli ini telah berhasil menumpas beberapa aksi pungli di berbagai daerah. 

"Namun harus pula dipahami, tim ini tidak semata-mata bertugas memberi tindakan, tapi ia juga harus aktif memberikan pencerahan guna meningkatkan kesadaran semua pihak untuk menghindari Praktek Punglli ," ungkapnya.

Menurut Dermawan, sektor ini Perizinan, Pengadaan Barang dan jasa memang layak mendapat perhatian kita. Sebab dari beberapa temuan yang ada, tindakan pungli disektor ini cukup tinggi. 

"Padahal, sektor perizinan dan pengadaan ini bersentuhan langsung dengan publik". Tegasnya.

Untuk mendukung upaya pemberantasan pungli disektor perizinan dan pengadaan barang dan Jasa, Tim Saber Pungli Aceh sudah tepat melakukan sosialisasi terlebih dahulu dan berharap sektor perizinan dan pengadaan barang dan jasa di Aceh bersih dari segala pungutan ilegal. Sehingga pelayanan publik dapat kita berikan dengan cepat, tepat, efisien, bersih dan berkualitas, tutup Dermawan.

Ketua Satgas Saber Pungli Pemerintah Aceh Kombes Pol Drs Erwin Faisal M.Si juga mengatakan hal senada, Pihak nya saat ini sedang melakukan sosialisasi dibidang perizinan dan pengadaan barang dan jasa sebab Saber Pungli Pemerintah Aceh lebih mengutamakan pencegahan daripada OTT.

"Kalau masih bisa diperingatkan, kita peringatkan terlebih dahulu, kalau tidak bisa, kita proses sesuai prosedur," tegasnya.

Dalam Sambutannya Erwin juga berharap keterlibatan masyarakat agar melaporkan penyimpangan yang terjadi di pemerintahan, baik yang ada di provinsi maupun yang ada di kabupaten/Kota.[]

|BS
Komentar Anda Disini!
Diberdayakan oleh Blogger.
Sora Templates